dan mohon maaf jika terjadi kesalahan dalam memberikan info ini. jika ada temen2 yang menemukan kesalahan mohon koreksi nya ya
Nilai dari sebuah PSU
Ketika kita sedang merakit komputer kadang kita kesampingkan periferal yang satu ini benar kan
apakah kalian tahu bahwa periferal yang paling penting selain Motherboard, VGA, RAM, HDD, dll adalah PSU
karena PSU adalah jantung dari sebuah komputer.
PSU sering sekali mendapat perhatian paling kecil. Biasanya kita paling banyak membeli casing yang sudah dibundle dengan PSU dengan alasan karena lebih murah. Padahal sebenarnya kita tahu(atau mungkin tidak
Godaan untuk tidak mengabaikan dengan membeli VGA yang keren yang ada "blink2nya", RAM dengan head spread dan cepat, processor yang lebih bertenaga itulah alasan para perakit komputer tidak memperhatikan PSU. dan itu merupakan hal yang manusiawi.
coba kita bayangkan...hmmmmmmm
dari forum2 tentang hardware spti chip, infokomputer dll, dkk
banyak yang mengatakan bahwa sebagian besar kerusakan/keawetan komputer tergantung pada PSU yang digunakan selain cara pemakaiannya.
jika kita membeli VGA yang keren dan mahal dan menggunakan PSU bawaan casing dengan alasan mengirit. maka bisa jadi kita akan mengeluarkan biaya yang lebih besar dari kita membeli VGA karena bolak balik ganti periferal yang bermasalah.
tentunya, kita juga tahu bahwa listrik bisa menjadi pedang ber mata dua bagi komputer kita. Untuk itu sangat penting buat kita untuk memahami pentingnya sebuah PSU
spesifikasi PSU biasanya tertulis di labelnya...
apakah kalian tahu klo PSU abal2 biasanya memberikan label diatas kinerja dari kinerja yang dimiliki, misal PSU A dengan Wat 450W padahal jika diukur dengan wat meter kinerja bisa kurang dari itu. Dan sebaliknya PSU yang berkualitas memberikan label dibawah kinerja yang dimiliki misal, PSU B dengan wat 450W padahal kinerja bisa lebih dari itu.
balik ke pelajaran fisika SMA dlu yah hehe
Apa itu satuan Watt?
Untuk memahami daya power supply (watt) kita perlu menengok sebentar mengenai Tegangan (Volt) dan Arus (Ampere)
* 'Voltase' adalah potensi tenaga diantara dua titik.
* 'Ampere' adalah tingkat aliran elektron.
* Satu watt adalah perkalian antara tegangan (V) dan arus (A)
Oleh karena itu biar mudah singkatannya adalah sbb:
Watt = W
Voltase = V
Ampere = A
Apa itu "RAILS"?
Rail adalah sistem pengantaran tenaga. PSU sekarang biasanya dibagi menjadi +3.3v, +5v, +12v, -5v dan -12v. Meski ada yg negatif, yg perlu kita perhatian cukup yg positif saja, (kecuali anda berminat mendalami tentang power supply)
Dengan melihat rail diatas kita bisa menentukan seberapa besar output sebuah power supply.
Contoh:
* Rail 1 =+3.3v rail*30a = 100w
* Rail 2 =+5v rail *30a = 150w
* Rail 3 =+12v rail*25a = 300w
Grand total dari PSU diatas adalah 550W. Tapi tunggu dulu, angka 550W seringkali diselewengkan oleh pembuat PSU
Multiple Rails PSU
Trend masa kini adalah komponen komputer lebih banyak menyedot tenaga dari rail 12V, karena itu kebanyakan psu skrg ini memecah +12vnya menjadi dua atau tiga bahkan empat rail. Multiple rails membuat komputer lebih stabil dan dingin karena pasokan yg stabil.
Standar Power Supply
Yg banyak beredar dan digunakan adalah ATX, 20 pin. ATX EPS12v digunakan untuk server, standar ini dikenali dengan 24 pin konektor dan 8pin +12v tambahan. BTX kepanjangan dari Balanced Technology Extended, lebih ditujukan untuk mengantisipasi panas sehingga orientasi PSU ada dibawah.Bbrp produsen PSU sudah mengklaim bahwa PSU mereka adalah BTX ready.
Istilah-istilah Populer Power Supply
Hold-up Time
Hold up time adalah ukuran seberapa PSU masih sanggup memberikan power ketika input listrik tiba2 terputus. Jika listrik terputus dan dalam waktu yg singkat kembali ON, maka PSU sanggup mengkompensasi hilangnya pasokan listrik, -serasa listrik nggak putus-. Makin lama Hold up time biasanya menandakan kualitas PSU, demikian juga menandakan PSU tersebut mengunakan komponen yg baik.
Voltage Regulation aka Ripple
Beban pada sebuah power supply seringkali tidak konsisten (maen game, idle, dll). Seiring dengan perubahan yg terjadi output tegangan juga bervariasi. Regulasi/Ripple menunjukkan ukuran seberapa banyak perubahan yg terjadi. Kebanyakan PSU jaman sekarang memiliki ripple 5% pada waktu beban datar. Beberapa perusahaan PSU yg top mengklaim ripple 1% which is very-very-very nice.
Over-Voltage Protection
Seperti namanya, fungsinya menjaga saat2 yg tidak dinginkan yaitu voltase naik secara tidak wajar. PSU bisa shutdown secara otomatis demi keselamatan hardware yg dialiri tegangan tersebut.
Power Supply Modular
Terobosan PSu bagi mereka yg suka mod dan kerapihan. tapi modular punya kelemahan yg mendasar, makin banyak kabel yg bisa dicobot, otomatis membuat lebih banyak koneksi dan banyaknya titik2 koneksi kabel memiliki potensi hambatan, hambatan makin besar, makin banyak daya yg terbuang, modular psu adalah wasting energy. Jika memang kebelet banget silahkan dibeli, tapi jika memang anda beli, anda tau apa kelemahannya.
Negative Rails
Untuk apakah rails negatif??? Jaman skrg negatif rail sudah tidak populer dibandingkan dengan positif rails. negatif rails digunakan untuk:
1. ISA cards
2. Serial port or LAN
3. FDD jaman gigit kuda (yup 5.25" FDD)
Apa itu PFC?
PFC = Power Factor Correction. Power Factor adalah ukuran seberapa efisien dalam mengkomsumsi daya listrik. PFC dinilai dari 0 sampai 1. 0 paling tidak efektif, 1 paling efektif, jadi kalo .5 kira-kira lumayan efektif .8 artinya sangat bagus dalam efisiensi.
Ada 2 jenis PFC, pasif dan aktif. PFC pasif mengunakan kapasitor untuk memfilter arus AC dengan tujuan menjaga muatan induksi. PFC Aktif mengunakan rangkaian elektrik untuk mengimbangi muatan induksi.
Konsep yg salah mengenai PFC adalah, PFC sanggup menurunkan tagihan listrik. Hal ini tidak bener kecuali tagihan anda berdasarkan seberapa banyak VA dan PFC, setahu saya di Indo tagihan listrik masih dalam bentuk KW/jam.
Gambar: Label PSu dengan Active PFC
Peak Vs Continuous Power
Continous adalah kemampuan PSU untuk memberikan tenaga setiap saat. Peak adalah semburan tenaga untuk periode waktu tertentu saja, misal 30 detik atau 60 detik. mengunakan psu diatas kemampuan CONTINOUSnya dalam periode waktu yg lama akan mengakibatkan kerusakan. Juga seringkali orang menyebut Continous dikenal sebagai PURE PSU atau PSU yang benar2 murni daya.
Adjustable Pots
Seringkali berupa potensio meter yg memungkinkan anda menyesuai akan tegangan tiap rail. Misal jika tegangan +12v turun menjadi 11.4v dan mengakibatkan ketidak stabilan maka kita bisa menyesuaikan. Tidak semua PSU memiliki fitur ini, dan juga adjustable pots adalah fitur bagi hardware freak, kalo anda masih awam sebaiknya konsultasi dulu, hingga kerusakan yg tidak diharapkan bisa dihindari.
Penutup
Jika anda lain kali hendak merakit komputer, tolong berikan pertimbangan dan alokasi terbaik untuk PSU dan yg paling penting adalah sesuai dengan kantong anda . Jika anda hendak bikin komputer dengan dana berapapun, saya kira 15% dari dana diatas layak dialokasikan untuk membeli PSU. PSU yg tangguh akan memberikan umur yg panjang untuk komponen yg lain. PSU yg baik juga sanggup memberikan overclock lebih tinggi atau paling tidak lebih stabil. Dan yg lebih penting jangan sampai anda nangis bombay karena komponen anda yg mahal rusak/gosong gara2 psu kacangan/abal-abal. PSu adalah investasi yg bagus untuk komputer anda.
Beberapa merk PSU yang berkualitas
yang saya tahu loh
- Enermax
- Seasonic
- Corsair
- Antec
- Aopen
- Silverstone
- FSP
- Acbel
- Amacrox
- Thermaltake
- OCZ
Mitos Mengenai Power Supply
Mitos:Apakah mengupgrade power supply akan berdampak dengan melonjaknya tagihan listrik?
Mitos terbesar yg muncul dibenak user komputer, yg perlu diperhatikan adalah power supply hanya mengalirkan tenaga sebesar yg dibutuhkan. Jika kebutuhan PC anda adalah 350W dan power supply anda 450W, maka tarikan daya ke PLN tetap saja 350W. Tetapi ada banyak kasus tagiah listrik turun karena power supply yg berkualitas dan efisiensi yg tinggi.
Mitos:Jangan anda disesatkan dengan tipuan label PSU.
Untuk membandingkan power supply, label PSU biasanya ditulis berdasarkan, kondisi ambient suhu ruangan ketika psu dibebani secara continous atau PC dalam kondisi full load. Nah yg jadi masalah adalah label PSU yg wattnya dibesar2kan. Seringkali label PSU tidak masuk akal, karena pabrik PSU sebenarnya memberikan asumsi suhu ruangan pada 25'c dan suhu internal psu tidak lebih dari 40'c (stnadard industry PSU) Pada kebanyakan PSU rata2 suhu PSU akan melonjak sebesar 15'c ketika full load. Apa akibatnya? Sangat fatal, PSU bisa turun daya maksimumnya dari kisaran 33%-50%, jadi jika PSU abal2 mengaku memberikan daya 500W, maka ketika full load daya yg dipancarkan bisa diskon 33%-50%
Disisi yg lain pabrik psu yg baik bukan melebih2kan besar daya yg dihasilkan, tapi justru "menurunkan" dengan cara menulis dilabel PSU rating yg lebih rendah.
Contoh:
OCZ Powerstream 420W aslinya adalah 480w
OCZ Powerstream 520W aslinya adalah 600W
OCZ Powerstream 600W aslinya adalah 700w
Mitos:Modular PSU? hilang tenaga karena banyak konektor?
Karena tujuan estetis, kenyamanan dan pertimbangan pengurangan ongkos manufaktur, PSU modular telah menjadi primadona. Jika anda menyimak di forum2, ada sekian banyak diskusi dan kontroversial tetanag modular PSU. Yg terjadi secara fisika konektor2 modular psu memang memberikan hambatan ekstra dan secara otomatis memperkecil daya yg dihasilkan. Voltase yg drop sangat umum dialami di modular psu. demikian juga jika konektor aus (karena sering di bongkar pasang), karat dan gosong karena besarnya arus yg mengalir akan berpotensi membuat sistem tidak stabil. PSU yg baik dibuat dari kabel secara utuh, minimisasi berbagai bentuk potongan sehingga daya bisa disalurkan dengan maksimal.
Pertanyaan mengenai 24 pin PSU
Pertanyaan : Apakah Mobo dengan 24 pin, perlu dipasang dengan 24 pin PSU??
Jawaban : Tidak, karena seharusnya mobo baru dengan 24 pin dengan 20 pin(ATX biasa) masih bisa berjalan
Pertanyaan : apakah fungsi tambahan 24 pin/ATX 2.0??
Jawaban : 4 pin tambahan diperuntukkan untuk mensupply +12v, +5V dan +3.3v dan ground ke slot PCI Express.
gambar 24 pin PSU :

gambar 20 pin PSU :












