gelby wrote:terus kalo bicara skala atau kapasitas sebuah projek yang akan kita buat itu apa harus besar karena saya lihat pada flowchartnya dan gambar struktur waterfall dalam setiap bidang seperti pada gambar ini [img align="center"]http://punnky.files.wordpress.com/2011/10/waterfall.jpg[/img]...
kayaknya kalo kita mempunyai CV or Perusahaan yang berjalan dibidang soft,web maker sebagai programer g mungkin kan membidangi semuanya misalkan dalam design yang jelas kita membutuhkan orng yang memang mempunyai keahlian dalam designer...!
Maksudnya, apakah penerapan konsep tersebut harus pada proyek dengan skala besar? kita definisikan dulu dong yang dimaksud dengan *skala besar* itu. Apakah project pembuat website DPR RI yang berharga 9,7 Milyar itu dapat disebut proyek skala besar? Bagaimana kalau saya membuat semacam website yang sama, tapi beli templatenya di templatemonster dot com seharga $60 dan memakai 3 orang anak SMK yang saya gaji 10 juta per orang per bulan dan selesai dalam waktu 3 bulan? apakah juga skala besar?
Saya yakin kita bisa memakai method waterfall pada proyek yang direncanakan selesai dalam 300 jam kerja sama baiknya dengan proyek yang direncanakan selesai dalam waktu 1000 jam kerja. Tergantung rancangan rencana kerja aja (project plan). Pada project plan, kita atur sebaik mungkin task-task yang harus dilaksanakan secara sistematis dan resource yang digunakan. Bisa saja programmer A yang juga punya kemampuan artistik yang bagus mengerjakan tampilan dan juga server-side codenya.
Jadi mungkin saja seorang programmer juga sekaligus webdesigner. Dan mungkin saja seorang programmer juga team leader, webdesigner, tester, dan pembuat dokumentasi. Kalo emang skillnya memungkinkan, kenapa tidak?
Pengalaman saya sih, yang harus dibedakan itu adalah developer (programmer, webdesigner) dengan tester. Tester harus berbeda dengan orang yang mendesign halaman web dan yang jadi tukang koding. Ini agar testing dapat dilakukan tanpa adanya bias. Kalo saya yang bikin program terus saya yang ngetes, cenderung ada hal-hal yang tidak saya lihat sebagai suatu yang salah. Jadi tester dan programmer/webdesigner sebisa mungkin harus dibedakan.